Selasa, 21 Oktober 2014
SOAL UTS MK MANAJEMEN ORGANISASI & KELEMBAGAAN ISLAM 5D-1 DAN 5D-2 TGL. 22 &23-10-2014
SIFAT OPEN-BOOK
1. Jelaskan bahwa konsep Manajemen dalam Islam berbeda dengan teori-teori manajemen yang sudah ada (konvensional). Sebutkan di mana karakteristik manajemen Islam tersebut.!
2. Konsep pemikiran Manajemen Islam pada prinsipnya bersumber dari pemikiran Alloh s.w.t. juga. Jelaskan apa maksudnya? Mengapa sering di "dikotomi" kan (dibedakan) antara pemikiran manausia dengan sumber ajaran Agama (Al Qur'an & Assunah)? Bagaimana pendapat Anda?
3. Pilar Aqidah dan Amanah merupakan prinsip dasar proses manajemen Islam. Jelaskan maksudnya!
4.Salah satu program manajemen Islam adalah bagaimana mewujudkan " hubungan manajemen dengan masyarakat".
Bagaimana menurut konsep Anda mewujudkan hal tersebut? Jelaskan !
Senin, 20 Oktober 2014
SOAL UTS MK. LOGIKA & FILSAFAT KLS F2 SELASA 21-10-2014
1. Jelaskan apa yang Anda ketahui dengan ilmu Logika?
2. Apa manfaat dan tujuan mempelajari ilmu Logika? Jelaskan relevansinya dengan Jurusan Anda (Ilmu Komunikasi)!
3. Apa yang disebut dengan "TERM"? Buatlah contoh Term !
4. Mengapa diperlukan untuk membuat "DEFINISI" bagi satu Term ? Jelaskan
5. Apa yang dinamakan dengan "PROPOSISI"? Buatlah satu contoh dari Proposisi!
6. Sebutkan beberapa kriteria atau prinsip dari pemikiran,sehingga pemikiran yang dimaksud dapat dikatakan sebagai pemikran ilmiah!
7. Apa yang disebut denggan "penalaran induktif" dan "penalaran "deduktif"?
Buatlah contoh masing-masing!
8. Buatlah contoh "Silogisme"!
SELAMAT MENGERJAKAN!!!
Senin, 13 Oktober 2014
Materi MK Logika & Filsafat Kls F3 Selasa 14 Oktober 2014
SILOGISME;*)
Pengertian :secara bahasa ,sama dengan istidlal,yaitu mencari informasi ,meminta petunjuk,memberi petunjuk,memberi keterangan,meminta alasan dan memberi alasan.Adapun secara istilah, menurut al Hilal Al-Askari," Istidlal adalah mencari pengertian sesuatu dari segi lainnya".
Menurut Muhhamad Nur al-Ibrahim; "istidlal adalah proses memahami sesuatu yang konkret untuk menemukan sesuatu yang abstrak,dengan menggunakan sesuatu yang yang konkret itu sebagai media untuk menemukan sesuatu yang abstrak.
Jika dielaborasi ,silogisme ini adalah bentuk penalaran deduktif tak langsung yang terdiri dari dua proposisi dalam satu kesimpulan ,serta mengandung tiga term. Disebut penyimpulan langsung karena untuk menghasilkan kesimpulan sillogisme menggunakan perantara proposisi kedua dan term penghubung, contoh;
Semua makhluk hidup bergerak
Manusia adalah makhluk hidup
------------------------------------
Semua manusia bergerak
Adapaun tiga proposisi yang dimaksud adalah :
1. "Semua makhluk hidup bergerak" disebut Premis mayor (pangkal pikir besar),dalam bahasa Arab disebut Muqoddimah Kubro.
Dinamakan demikian,karena predikatnya ,"bergerak" menjadi predikat pada kesimpulan
2. "Manusia adalah makhluk Hidup" disebut premis minor (pangkal pikir kecil),dalam bahasa Arab disebut Muqoddimah Sughro. Dinamakan demikian,karena subyeknya ("manusia")menjadi subyek dalam kesimpulan.
3."Semua manusia bergerak" disebut kesimpulan (natijah)
Sedangkan tiga termnya adalah sebagai berikut;
1. Term tengah (term pembanding/terminus medius),yaitu term yang berfungsi membandingkan premis mayor dan minor sehingga bisa diambil kesimpulan. Dalam contoh di atas yang termasuk term tengah adalah "Makhluk hidup" dilambangkan dengan M.
2. Term mayor (term pangkal banding),yitu term prediat pada premis mayor yang natinya mewnjadi prediket pula pada kesimpulan. Dalam contoh di atas yang dimkasud dengan term mayor adalah "bergerak" dilambangkan dengan P.
3. Term minor (term yang dibandingkan),yaitu term subyek pada premis minor yang nantinya menjadi subyek pula pada kesimpulan. Dalam contoh di atas yang dimaksud term minor adalah "Manusia" dilambangkan dengan S.
*Sumber; Logika Teori dan Aplikasi, Dr.Khalimi,MA.
Rabu, 08 Oktober 2014
Untuk MK Manajamen Organisas & Kelmbag. Islam Kls. 5MD1 Kamis 9 Oktober 2014
1. Tugas Makalah Kelompok Supaya dikumpulkan lewat KOSMA dan diserahkan kepada Doses pengampu (di meja kerja) yang akan didiskusikan pada minggu depan.
2. Sebagai bahan tambahan materi kuliah yang akan datang, tentang materi bahasan KEPEMIMPINAN , harap memperbanyak/meng-copy dari buku" MANAJEMEN BERBASIS SYARI'AH " karangan : Prof.Dr.H.M.Ma'ruf Abdullah,SH,MM,halam 83 - 109 (Kepemimpinan Dalam Islam).
Sekali lagi kepada seluruh mahasiswa Kelas 5 D1 MK Manajemen Organisasi & Kelembagaan Islam agar membaca dan melaksanakan pengumuman ini. Terima kasih.
2. Sebagai bahan tambahan materi kuliah yang akan datang, tentang materi bahasan KEPEMIMPINAN , harap memperbanyak/meng-copy dari buku" MANAJEMEN BERBASIS SYARI'AH " karangan : Prof.Dr.H.M.Ma'ruf Abdullah,SH,MM,halam 83 - 109 (Kepemimpinan Dalam Islam).
Sekali lagi kepada seluruh mahasiswa Kelas 5 D1 MK Manajemen Organisasi & Kelembagaan Islam agar membaca dan melaksanakan pengumuman ini. Terima kasih.
MK Perilaku Organiasi Kls.5MD1 Kamis 9 Oktober 2014
Perilaku Kelompok Dalam Organisasi
Teor-teori terbentuknya Kelompok:1. Propinquity; atau teori kedekatan,artinya bahwa seseorang berhubungan dengan orang lain disebabkan karema adanya kedekatan ruang dan daerahnya (spatial and geographical proximity)
2. Teori yang berasal dari George Thomas,terinya berdasarkan pada aktivitas-2,interaksi-2 dan sentimen-2 (perasaan atau emosi).yang penjelasannya sebagai berikut ;
a- semakin banyak aktivitas-2 seseorang dilakukan dengan orang lain (shared),semakin beraneka interaksi-2 nya dan semakin kuat tumbuhnya sentimen-2 mereka.
b- semakin banyak interaksi-2 di antara orang-2,maka semakin banyak kemungkinan aktivitas-2 dan sentimen yang ditukarkan (shared) pada orang lain.
c- semakin banyakaktivitas dan sentimenm yang ditularkan pada orang lain dan semakin banyak sentimen seseorang dipahami oleh orang lain,maka semakin banyak kemungkinan ditularkannya aktivitas dan interaksi-2.
3. Teori KESEIMBANGAN (a balance theory of groupformation) oleh Theodore Newcomb; teori ini menyatakan bahwa seseorang tertarik kepada yang lain adalah didasarkan kepada atas kesamaan sikap di dalam menanggapi suatu tujuan yang relevan satu sama lain.
4. Teori PERTUKARAN (exchange theory),teori ini ada kesamaan fungsinya dengan teori motivasi dalam bekerja. Teori pertukaran ini berdasarkan atas interaksi dan susunan hadiah -- biaya -- dan hasil. Suatu tingkat positif yang minim (yaitu hadiah lebih besar dari pada beaya) dari suatu hasil harus ada,jikalau diinginkan terdapartnya daya tarik dan afiliasi. Hadiah-hadiah yang berasal dari interaksi-2 akan mendorong timbulnya kebutuhan,sementara biaya akan menimbulkan kekhawatiran,fustrasi,kesusahan atau kelelahan. Teori-teori di atas (propinquity,interaksi,keseimbangan) semuanya memainkan peranan di dalam teori pertukarn ini.
5. Teori yang didasarkan atas alasan-alasan praktis (Practicalities of group formation) spt. alasan ekonmi,sosial dan keamanan.
Dari beberapa teori pemebentukan kelompok tersebut,maka bisa diidentifikasi karakteristik dari suatu kelompok yang menurut Reitz yang menonjol dari suatu kelompok itu antara lain :
1. adanya dua orang atau lebih
2. yang berinteraksi satu sama lain
3. yang saling membagi beberapa tujuan yang sama
4. dan melihat dirinya sebagai suatu kelompok
BENTUK-BENTUK KELOMPOK ;
1.Kelompok Primer (Primary Group); kelompok yang disifati dengan adanya keakraban,kerjasama dan hubungan tatap muka. Mereka utama dalam beberapa pengertian,tetapi pada pokoknya mereke merupakan dasar dalam pembentukan sifat sosial,dan cita-cita individu.
2.Kelompok Formal dan Informal; formal adalah suatu kelompok yang dibentuk dibentuk untuk melaksanakan tugas tertentu. Informal; yang muncul dari proses interaksi,daya tarik dan kebutuhan-2 seseorang.
3.Kelompok Terbuka dan Tertutup; terbuka artinya tanggap terhadap perubahan dan pembaharuan, tertutup ; sebaliknya.
4. Kelompok Referensi; dimana seseorang melakukan referensi atasnya.(ada feed-back)
*Dikutip dari buku Perilaku Organisasi Konsep Dasar dan Aplikasinya oleh; Miftah Thoha.
Senin, 06 Oktober 2014
Materi kulia Logika & Filsafat Kelas F2 Semester Gasal 2014/2015 tanggal 7 Oktober 2014
ASAS-ASAS PEMIKRAN
Asas Pemikiran adalah,pengetahuan di mana pengetahuan lain muncul dan dimengerti.
Asas Pemikiran ini dapat dibedakan menjadi ;
1.Asas Identitas (qonun zatiyah,pricipium identitatis); asas ini merupakan dasar dari semua pemikiran dan bahkan asas pemikiran yang lain,kita tdk mungkin berpikir tanpa asas ini.
Prinsip ini mengatakan bahwa sesuatu itu adalah dia sendiri bukan lainnya.
2. Asas Kontradiksi (qonun tanaqud,principium contradictoris); prinsip ini mengatakan bahwa pengingkaran sesuatu tidak mungkin sama dengan pemgakuannya. Jika kita mengatakan bahwa sesuatu itu bukan A maka tidak mungkin pada saat itu ia adalah A.
3.Asas Penolakan kemungkinan ke tiga (qonun imtina', principium exlusi tertii); asas ini menyatakan bahwa antara pengingkaran dan pengakuan,kebenarannya ada pada salah satunya Pengakuan dan pengingkaran merupakan perttentangan mutlak,karena itu disamping tidak mungkin benar keduanya juga tidak mungkin salah keduanya. Mengapa tidak mungkin salah kedua-duanya? Bila pernyataan dalam bentuk postifnya salah,berarti ia memungkiri realitasnya,atau dengan kata lain realitas ini bertentangan dengan pernyataannya. Dengan begitu,pernyataan berbentuk ingkarlah yang benar,karena inilah yang sesuai dengan realitas. Juga sebaliknya,jika pernyataan ingkarnya salah,berarti ia mengingkari realitasnya,maka pernyataan postifnya yang benar,karena ia sesuai dengan realitasnya. Pernyataan kontradiktoris kebenarannya pada salah satunya (tidak memerlukan kemungkinan ketiga).
CARA MENDAPATKAN KEBENARAN;
Ada 2 cara berpikir yang dapat kita gunakan untuk memperoleh pengetahuan baru yang benar, yaitu melalui metode induksi dan deduksi.
Induksi adalah cara berpikir untuk menarik kesimpulan yang bersifat umum dari kasus-kasus yang bersifat individual. Penalaran ini dimulai dari kenyataan2 yg bersifat khusus dan terbatas diakhiri dg pernayataan yang bersifat umum.
Cara penalaran induksi ini mempunyai 2 keuntungan : pertama,ekonomis dan kedua; memungkinkan proses penalaran berikutnya baik secara induktif maupun deduktif.
Deduktiuf adalah cara berpikir dari pernyataan yang bersifat umum,menuju kesimpulan yang bersifat khusus.
Asas Pemikiran adalah,pengetahuan di mana pengetahuan lain muncul dan dimengerti.
Asas Pemikiran ini dapat dibedakan menjadi ;
1.Asas Identitas (qonun zatiyah,pricipium identitatis); asas ini merupakan dasar dari semua pemikiran dan bahkan asas pemikiran yang lain,kita tdk mungkin berpikir tanpa asas ini.
Prinsip ini mengatakan bahwa sesuatu itu adalah dia sendiri bukan lainnya.
2. Asas Kontradiksi (qonun tanaqud,principium contradictoris); prinsip ini mengatakan bahwa pengingkaran sesuatu tidak mungkin sama dengan pemgakuannya. Jika kita mengatakan bahwa sesuatu itu bukan A maka tidak mungkin pada saat itu ia adalah A.
3.Asas Penolakan kemungkinan ke tiga (qonun imtina', principium exlusi tertii); asas ini menyatakan bahwa antara pengingkaran dan pengakuan,kebenarannya ada pada salah satunya Pengakuan dan pengingkaran merupakan perttentangan mutlak,karena itu disamping tidak mungkin benar keduanya juga tidak mungkin salah keduanya. Mengapa tidak mungkin salah kedua-duanya? Bila pernyataan dalam bentuk postifnya salah,berarti ia memungkiri realitasnya,atau dengan kata lain realitas ini bertentangan dengan pernyataannya. Dengan begitu,pernyataan berbentuk ingkarlah yang benar,karena inilah yang sesuai dengan realitas. Juga sebaliknya,jika pernyataan ingkarnya salah,berarti ia mengingkari realitasnya,maka pernyataan postifnya yang benar,karena ia sesuai dengan realitasnya. Pernyataan kontradiktoris kebenarannya pada salah satunya (tidak memerlukan kemungkinan ketiga).
CARA MENDAPATKAN KEBENARAN;
Ada 2 cara berpikir yang dapat kita gunakan untuk memperoleh pengetahuan baru yang benar, yaitu melalui metode induksi dan deduksi.
Induksi adalah cara berpikir untuk menarik kesimpulan yang bersifat umum dari kasus-kasus yang bersifat individual. Penalaran ini dimulai dari kenyataan2 yg bersifat khusus dan terbatas diakhiri dg pernayataan yang bersifat umum.
Cara penalaran induksi ini mempunyai 2 keuntungan : pertama,ekonomis dan kedua; memungkinkan proses penalaran berikutnya baik secara induktif maupun deduktif.
Deduktiuf adalah cara berpikir dari pernyataan yang bersifat umum,menuju kesimpulan yang bersifat khusus.
Selasa, 13 Mei 2014
Materi kuliah Analisis Manajemen & Kelembagaan Islam 14 Mei 2014
SISTEM KEPEMIMPINAN
Istilah sistem kepemimpinan menunjukkan bagaimana kepemimpinan dilaksanakan secara formal dan informal di seluruh organisasi,sebagai dasar dan pedoman membuat,mengkomunikasikan dan melaksanakan keputusan-keputusan utama.
Sistem kepemimpinan terdiri atas struktur dan mekanisme pengambilan keputusan,pemilihan dan pe ngenmbangan pemimpin serta manajer,dan penguatan tata nilai,arahan serta harapan kinerja.
Sistem kemimpinan yang efektif menghargai kemampuan dan kebutuhan anggota serta pemilik kepentingan (stakeholders) lainnya dan menetapkan harapan yang tinggi untuk kinerja serta peningkatan kinerja.
Sistem kepemimpinan yang efektif membangun loyalitas dan kerja tim berdasarkan tata nilai organisasi dan pencapaian tujuan.
Sistem kepemimpinan yang efektif memberi keyakinan dan mendukung inisiatif serta pengambilan resiko yang tepat,menyusun struktur organisasi sesuai tujuan dan fungsi serta menghilangkan rantai komando yang menuntut proses pengambilan keputusan yang panjang.
Sistem kepemimpinan yang efektif mencakup mekanisme bagi pemimpin untuk melakukan evaluasi diri, menerima umpan balik dan memperbaikinya.
Umumnya,sistem kepemimpinan berkenaan dengan apa yang akan dilakukan, yaitu arahnya diawali dengan pernyataan misi dan bagaimana melakukannya, yang diawali arahnya dengan pernyataan tat nilai guna mewujudkan visi yang ditetapkan.
Misi ditindak lanjuti dengan tujuan (goal) jangka panjang yang kemudian dijabarkan dengan sasaran (objective) jangka pendek dan kemudian dengan program kerja (action plane),yang bergerak mulai dari yang lebih luas (broad intent) ke yang spesifik (specific intent).
Tindakan nyatanya adalah dengan komitmen pimpinan yang dapat berupa keputusan,keterlibatan pemimpin,ataupun memberikan dukungan fasilitas dan sumberdaya lainnya.
Tata nilai ditindak lanjuti dengan strategi,lalu diikuti dengan kebijakan atau strategi yang dipilih. Strategi merupakan peta (road map) organisasi yang akan dilalui dalam menggerakkan prokduvitas, inovasi bisnis dan keunggulan kompetitif organisasi untuk mencapai sasaran dalam jangka waktu tertentu. Kebijakan yang ditetapkan sesuai strategi yang dipilih,ditindaklanjuti dengan metodologi (mekanisme,prosedur dan instruksi kerja atau acuan lainnya) yang bergerak mulai dari yang lebih luas ke yang spesifik.
Tindakan nyatanya adalah dengan gaya kepemimpinan yang dirasakan sebagai servant leaders yang berorientasi pada layanan,keteladanan,konstribusi dan kerendahan hati.
(Nevizond Chatab,Diagnostic Mangement hal 68 - 70)
Materi ini supaya didiskusikan,nantinya akan dibuat Summary kelompok (akan ditentukan kemudian)
Langganan:
Postingan (Atom)