Selasa, 12 Maret 2013

Konsep Dasar Tentang Kebijakan Publik


* Telah terjadi perkembangan yang sangat dinamis dalam masyarakat akibat dati tingkat kehidupan mereka yang semakin baik,sebagai indikasi telah terjadi empowering pada diri masyarakat.
* Aparatur pemerintah harus mulai bergeser posisi dan perannya dalam pelayanan publik. Dari "pengatur & "tukang perintah" menjadi "pelayan"
Dari pendekatan kekuasaan, menjadi fleksibel kolaaboratis dan dialogis.
Dari cara yang sloganis menuju cara kerja yang realistis pragmatis.

Peran baru pemimpin kedepan menurut Peter Senge :
* Sebagai Designer (perancang); mampu merancang dan merumuskan apa yang menjadi visi,misi,tujuan,sasaran,nilai nilai organisasi dan memberi peluang kepada orang-orang dalam organisasi untuk berperan serta. juga harus mampu merumuskan ap yang menjadi kebijakan ,strategi dan struktur pelaksanaan kegiatan untuk mencapai tujuan dan sasaran organisasi.
* Sebagai teacher (guru); mampu membagkitkan organisasi sebagai ntempat belajar bagi para anggota maupun stafnya.
* Sebagai steward (pelayan,pendorong,pengayom); mampu menempatkan dirinya sebagai pelayan,baik unyuk stafnya maupun anggotanya.

Ketrampilan baru (new skill) pemimpin di masa depan ;
* Visi bersama (shared vision ),membangun visi bersama (building. Shared vision ),memunculkan memtal-mental model dan mengujinya (surfacing and challenging mental model ),mengikatkan diri ke dalam dan berpikir sistemik (engaging in system thinking )

* Tantangan pemimpkn ke depan afalah mampu memenuhi harapan,tuntutan dan aspirasi masyarakat yang dilayani setta mampu memecahkan masalah publik hang tumbuh dan berkembang di masyarakzt.

*. Salah satu instrumen untuk mengatasi tantangan ini adalah kebijakan publik. Alasannya dapat digunakan oleh pemerintah untuk melakukan intervensi atau tindakan tertentu guna mencapai suatu hasil yang diharapkan (intende impact )

Apa kebijakan Publik?
*Kebijakan publik adalah hubungan antara suatu unit pemerintah dengan lingkungannya. (Robert Eyestone)
*Kebijakan publik adalah apapun yang dipilih oleh pemerintah untuk dilakukan atau tidak dilakukan. (Thomas R.Dye)
*Upaya untuk memahami dan mengartikan :
  1. apa yang dilakukan atau tidak dilakukan.
  2. apa yang menyebabkan atau yang mempengaruhi nya dan
  3. apa pengaruh dan dampak dari kebijakan publik tersebut.  ( Kartasasmita)
* Serangkaian tindakan yang mempunyai tujuan tertentu yang diikuti dan dilaksanakan oleh pelaku gun memecahkan masalah tertentu. ( Anderson)
* Sebagai suatu tindakan yang mengarah pada tujuan yang diusulkanoleh seseorang,kelompok atau pemerintah dalam lkngkungan tertentu sehubungan dengan adanya hambatan-hambatan tertentu seraya mencapai peluang-peluang untuk mencapai tujuan atau mewujudkan sasaran yNg diinginkan. (Frederick )

Element kebijakan :
a. Kebijakan publik
B. Pelaku kebijakan
c. Lingkungan kebijakan (Dye)
Menurut Dunn:
a. Stakeholders kebijakan
b. Kebijakan publik (policy contens)
c. Linkungan kebijakan (policy environment )

Mustopadijaya menambah satu element,yaitu : kelompok sasaran kebijakan (target groups)
Menurut David Eston : sistem terdiri atas : inputs,outputs,feedback, dan lingkungan

Atas dasar pengertian tersebut,dapat ditemukan element yang terkandung dalam kebijakan yang dikemukakan oleh Anderson dalam Islamy (1994)
1.  Kebijakan selalu mempunyai tujuan atau berorientasi pada tujuan tertentu.
2. Kebijakan berisi tindakan atau pola tindakan pejabat2 pemerintah.
3.  Kebijakan adalah apa yang benar2 dilakukan oleh pemerintah dan bukan apa yang dimaksud akan dilakukan.
4.  Kebijakan publik bersifat positiv (merupakan tindakan pemerintah mengenai suatu masalah tertentu ) dan bersifat negatif (keputsan pejabat pemerintah untuk tidak melakukan sesuatu)
5.  Kebijakan publik (positif) selalu betrdasarkan pada peraturan perundang undangan tertentu yang brxifat memaksa (otoritatif)
(dikutip dari joko Widodo,Analisis Kebijakan Publkk...... hal 13)




 
  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar